English French German Spain Italian Dutch Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified
by : Singo
Photobucket



...WUJUDKAN INDONESIA HIJAU KEMBALI...
KEMBANGKAN KREASIMU-KIBARKAN PRESTASIMU


This is default featured post 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured post 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured post 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured post 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured post 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

Tampilkan postingan dengan label Bayi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Bayi. Tampilkan semua postingan

Minggu, 01 Mei 2011

Parameter Tumbuh Kembah Bayi


GePA - "Berapa ya berat si dedek sekarang?" "Sudah bertambah berapa tingginya?". Kedua pertanyaan tersebut biasanya mendominasi perhatian orangtua terhadap tumbuh kembang buah hatinya. Jarang ada orangtua yang tertarik untuk mengukur lingkar kepala bayinya.
Ukuran lingkar kepala bayi, menurut dr.Attila Dewanti, Sp.A, menjadi salah satu parameter penting tumbuh kembang bayi. "Ukuran lingkar kepala mencerminkan pertumbuhan volume otak bayi perbulannya," paparnya.
Ukuran rata-rata lingkar kepala bayi ketika lahir adalah 34-35 cm. Lingkar kepala ini akan bertambah 2 cm per bulan pada usia 0-3 bulan. Selanjutnya di usia 4-6 bulan akan bertambah 1 cm per bulan, dan pada usia 6-12 bulan pertambahannya 0,5 cm per bulan.
"Biasakan untuk mengukur lingkar kepala bayi secara rutin. Jika ukurannya tidak bertambah dalam dua bulan, sebaiknya hati-hati," kata dokter anak dari Brawijaya Women & Children Hospital Jakarta itu.
Tumbuh kembang otak manusia, lanjut Attila, dimulai pada trisemester tiga kehamilan sampai bayi berusia tiga tahun. Karena itu ia menganjurkan agar orangtua rutin memantau ukuran lingkar kepala anak sampai usia tiga tahun.
Tumbuh kembang otak ini merupakan proses yang rumit, sudah terprogram secara genetik, dan mengikuti urutan yang teratur sesuai kronologis usia. "Jika proses tumbuh kembang otak terlewati, misalnya karena kena penyakit yang menyerang sel-sel otak, maka perkembangan otak tidak bisa diulang lagi," imbuhnya.
Sebagian besar pertumbuhan otak bayi terjadi pada tiga tahun pertama kehidupannya. Saat lahir berat otak bayi baru 350 gram. Kemudian beratnya naik mencapai 1.000 gram di usia setahun dan menjadi 1200 gram saat anak berusia dua tahun.
Di usia dewasa, otak manusia hanya 1250 gram pada wanita dan 1.400 gram pada laki-laki. "Jadi 175 persen perkembangan otak terjadi di usia bayi sampai balita," katanya.

Menyusui Bayi adalah Mengalirkan Cita


GePA - Menyusui bukan sekedar memberikan makan untuk bayi, tetapi juga mengalirkan cinta, memberikan yang terbaik untuk bayi dari segi intelegensia, dan kesehatan lahir batin.
Hal tersebut menjadi tema besar perayaan hari ulang tahun Asosiasi Ibu Menyusui Indonesia (AIMI) yang keempat. Menurut Mia Sutanto, Ketua Umum AIMI, pada ulang tahun yang keempat ini, AIMI ingin menyadarkan masyarakat bahwa menyusui itu tidak sekedar memberi ASI.
"Justru sekarang yang banyak diangkat itu ASI nya bahwa ASI itu bagus untuk kecerdasan, kesehatan bayi. Tetapi yang sering terlupakan oleh masyarakat bahwa kegiatan menyusui manfaatnya juga luar biasa," katanya, dalam perayaan HUT AIMI ke-4 dengan tema "Menyusui, Lebih dari Sekedar ASI", Sabtu, (30/4/2011).
Mia melanjutkan, kegiatan menyusui itu bisa juga melibatkan dekapan, belaian, berbicara, bernyanyi dan bersenandung dengan si bayi. "Itu semua adalah value added dari kegiatan menyusui itu," tambahnya.
Mia menilai, kesadaran para ibu untuk memberikan ASI, belakangan ini sudah lebih baik. Namun kurangnya sosialisasi, edukasi dan dukungan seringkali menyebabkan ibu kurang menyadari pentingnya pemberian ASI eksklusif.
"Gencarnya promosi produk-produk pengganti ASI, itu semua yang sedikitnya banyak memberikan tantangan buat si ibu untuk bisa secara full memberikan ASI kepada buah hati," jelasnya.
Mengutip data Survei Demografi dan Kesehatan Indonesia (SDKI) tahun 2007, Mia mengatakan, angka pemberian ASI eksklusif 0-6 bulan cenderung turun sebesar 32 persen dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. "Sedangkan menurut laporan SDKI tahun 2003 itu 40 persen, jadi turun sekitar 6-8 poin," pungkasnya.
Mia mengungkapkan, sebagai wujud syukur di usia AIMI yang ke-empat, serangkaian acara sosialiASI dan konseling laktasi gratis akan diselenggarakan AIMI tidak hanya di Jakarta, tetapi di seluruh cabang AIMI (Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur). "Kami ingin membantu masyarakat dalam mendapatkan informasi tentang ASI dan menyusui benar," tutupnya.